Privasi Dan Kebebasan Informasi Di Era Digital

Privasi Dan Kebebasan Informasi Di Era Digital

Halo! Jika sebelumnya bahasan saya adalah tentang Kecerdasan Tiruan Dan Robot, maka pada artikel kali ini saya akan membahas tentang Privasi Dan Kebebasan Informasi Di Era Digital. Pernahkah kalian berpikir apakah semua data-data yang kita kirimkan seperti alamat, nomor telepon, kartu kredit, password, file dalam cloud dan lainnya akan aman? Kemana kah perginya data-data tersebut? Akan di gunakan untuk apa dan siapa? Apakah aman dari pencurian?. Jika kalian berpikir seperti itu maka kalian punya pemikiran yang sejalan dengan saya, di era digital ini rasanya kita bisa dengan mudahnya memasukan data-data yang bersifat rahasia tanpa ada pikir panjang.



Sebagai contoh mungkin beberapa dari kalian memajang nomor hp kalian di Facebook, yang sebenarnya memang berfungsi untuk keadaan darurat dan untuk menghubungi sanak saudara atau mungkin teman yang sudah lama kita tidak ketemu. Tapi kalau dipikir lagi, mungkin kalian akan tau kalo penipuan dengan media sms itu datangnya dari mana?. Selain mengumpulkan data dari media sosial, mereka juga membeli nomor kalian dari oknum penjual pulsa nakal atau bisa jadi itu dari operator.

Kasus NSA dengan Apple

Ini adalah salah satu contoh dari sekian banyak pelanggaran privasi yang ada di dunia, adalah Edward Snowden yang berhasil mengangkat kasus ini ke publik. Edward membocorkan kepada publik bahwa Apple meberikan semua informasi penggunanya pada pihak NSA. Walaupun niatnya adalah untuk mencari data-datadari teroris, tapi secara tidak langsung juga mereka membocorkan semua data-data penggunanya

Maraknya Carder

Nah ini dia yang paling sering terjadi, aktifitas Carding adalah dimana seseorang mengetahui nomor rahasia dari kartu kredit dari orang lain dan digunakan untuk pembelian dalam ataupun luar negeri. Secara singkatnya mereka menggunakan katru kredit orang lain untuk membeli sesuatu, hal ini sebenarnya bisa di hindari dengan cara jangan pernah memposting foto kartu kredit kalian kalua tidak mau dapat tagihan yang tidak wajat dari pihak bank.

Mata Uang Digital

Banyak juga yang berpikir bahwa mata uang digital ini kurang aman, yang di bank saja bisa di bobol para cracker. Walaupun mau dilapisi enkripsi dengan algoritma apapun, manusia itu kan pasti berkembang, jadi bukan tidak mungkin kalau sewaktu-waktu uang kalian bisa lenyap di dompet digital kalian.


Hati-hati bukan berarti tidak percaya, tidak ada salahnya untuk berhati-hati di era digital ini. Itulah pembahasan saya kali ini tentang Privasi Dan Kebebasan Informasi Di Era Digital, sampai jumpa lagi pada pembahasan berikutnya.

Post a Comment

0 Comments